Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Program 2021, Pemcam Kuantan Hilir Gencarkan Rumah Tahfiz
PELITARIAU,Kuansing- Dalam rangka mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi periode 2021 - 2026, yang salah satunya adalah mewujudkan masyarakat Kuantan Singingi yang Religius. Untuk itu, Pemerintah Kecamatan Kuantan Hilir memiliki program tahun 2021 yang diinstruksikan kepada masing-masing desa, yakni 1 desa memiliki 1 rumah tahfiz.
Hal itu disampaikan oleh Camat Kuantan Hilir, Jhon Pitte Alsi SIP kepada awak media di Baserah Kantor Camat Kuantan Hilir, Senin (08/11/2021).
Dimana program ini merupakan sesuai kesepakatan bersama antara Pemerintah Kecamatan Kuantan Hilir dengan para Kepala Desa melalui Forum Kepala Desa Kecamatan Kuantan Hilir, ujar Jhon Pitte Alsi.
"Salah satu poin dari program Pemerintahan Kabupaten Kuantan Singingi saat ini adalah mewujudkan masyarakat Kuantan Singingi yang Religius, yakni mendirikan rumah tahfiz di masing masing kecamatan yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi," kata Jhon Pitte.
"Khusus untuk Pemerintah Kecamatan Kuantan Hilir kita sudah memulai dan mewajibkan masing masing desa untuk melaksanakan kegiatan tahfiz ini di tahun anggaran 2021, dimana salah satu sumber penganggaran yang bisa dialokasikan untuk kegiatan ini adalah bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Provinsi Riau," ujar Camat Kuantan Hilir yang akrab disapa Pitte itu.
Sebetulnya kegiatan Tahfiz ini, sambung Pitte, adalah kegiatan pilihan oleh Pemerintah Provinsi Riau, akan tetapi untuk mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, maka Pemerintah Kecamatan Kuantan Hilir menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan wajib ditingkat kecamatan.
"Meskipun hanya dengan pagu anggaran sebesar Rp 15 juta, dan didalam rentang waktu 5 bulan ini dilaksanakan tentu kita punya target yang maksimal, kita ingin masing masing desa nantinya mampu melahirkan hafiz dan hafizah," harap Pitte.
Menurut Pitte, kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak Agustus 2021, dan insya Allah akan berakhir pada Desember 2021 nantinya, sebut Pitte. "Sepanjang ini sudah kita lakukan monitoring dan evaluasi, alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan," ujarnya.
"Kita juga melihat sejauh ini adanya antusias masyarakat dan anak anak kita cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan ini," ucapnya.
Sejauh ini, kata Pitte lebih lanjut, pihaknya juga sudah mewanti-wanti kepada masing-masing desa, karena kegiatan ini kegiatan yang sifatnya dari sisi waktu hanya bisa kita manfaatkan 5 bulan, tentu kita perlu melakukan kiat kiat supaya kegiatan ini tidak menjadi kegiatan yang ngambang di dalam pelaksanaannya, ujarnya.
"Tetapi betul betul bisa memaksimalkan kegiatan ini, salah satu triknya mungkin dengan dilakukannya seleksi terhadap calon calon peserta, yang artinya kegiatan tahfiz ini bukanlah kegiatan belajar mengaji tapi kegiatan untuk melahirkan penghafal penghafal Al Qur'an," terang Camat Kuantan Hilir yang merupakan putra asli kelahiran Baserah ini.
Lebih lanjut, Pitte mengatakan bawa pihak Kecamatan Kuantan Hilir bersama-sama dengan Forkades Kuantan Hilir, bersepakat nantinya diakhir kegiatan akan melaksanakan wisuda terhadap hafiz dan hafizah dari masing-masing desa sesuai dengan tingkatan. "Mana yang hafalan nya 1 juz akan kita wisuda sesuai dengan tingkatan 1 juz, atau bahkan ada yang hafal 30 juz," ujar Pitte.
Untuk tahap selanjutnya, kata Pitte, hal ini tentunya harus berkesinambungan, maka untuk di tahun anggaran 2022 kami juga mengarahkan pemdes untuk tetap menganggarkan kegiatan ini melalui dana desa masing masing desa, katanya.
"Jadi kegiatan ini tidak hanya kegiatan yang sifatnya dadakan ataupun hanya sementara, tetapi kegiatan yang terus menerus bisa kita laksanakan, tentu kalau kegiatan ini kita laksanakan dengan secara maksimal dengan niat yang baik, tidak tertutup kemungkinan Kecamatan Kuantan Hilir nantinya bisa menjadi gudang bagi hafiz dan hafizah, dan yang tidak kalah pentingnya tentu mewujudkan visi dan misi Pemerintahan Kuantan Singingi untuk menjadikan Kabupaten Kuantan Singingi yang Bermarwah," tutupnya.**
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









